Pengaruh Variasi Konsentrasi Perendaman Kulit Bawang Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Perkembangan Tanaman Cabai (Capcisum annum L.)

Authors

  • Riana Azizah Tadris IPA Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Author
  • Edi Muhamad Jayadi Tadris IPA Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Author
  • Firman Ali Rahman Tadris IPA Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram Author

DOI:

https://doi.org/10.71024/agroinovasi.2026.v3i1.152

Keywords:

Pupuk Organik Cair (POC), Limbah Kulit Bawang Merah, Perkembangan, cabai

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi pupuk organik cair (POC) dari kulit bawang terhadap perkembangan tanaman cabai (Capsicum annuum L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Pengadang, Lombok Tengah selama tiga bulan (Desember 2025–Maret 2026) menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi POC (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%) serta lima ulangan, sehingga total sampel sebanyak 25 tanaman. POC dibuat dari 500 gram limbah kulit bawang merah, 100 ml molase, 3 liter air sumur, dan 100 ml EM4 sebagai aktivator, kemudian diaplikasikan dua kali seminggu sesuai perlakuan. Parameter yang diamati meliputi jumlah buah dan berat buah, dengan analisis data menggunakan ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah buah cabai tidak berbeda nyata antarperlakuan dengan nilai signifikansi 0,207 (>0,05), sehingga pemberian POC tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah buah. Sementara itu, berat buah menunjukkan nilai signifikansi 0,060 (>0,05), yang secara statistik masih tidak signifikan, namun mendekati ambang batas sehingga dapat disebut hampir signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa variasi konsentrasi POC kulit bawang belum memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah buah cabai, tetapi memiliki indikasi pengaruh terhadap berat buah yang layak diteliti lebih lanjut dengan uji lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Z., & Rohman, M. (2020). Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Limbah Rumah Tangga. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 89–94. https://doi.org/10.31004/cdj.v1i2.709

Airlangga, R. P., Sudarsono, & Amarillis, S. (2023). Pengaruh Cekaman Kering terhadap Respon Pertumbuhan Cabai Merah pada Fase Vegetatif. Buletin Agrohorti, 11(2), 297–306. https://doi.org/10.29244/agrob.v11i2.46935

Banu, L. S. (2020). Review: Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah dan Ampas Kelapa sebagai Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Beberapa Tanaman Sayuran. Jurnal Ilmiah Respati, 11(2), 148–155. https://doi.org/10.52643/jir.v11i2.1125

Deviona, Yunandra, Wardati, & Mulyani. (2021). Pengembangan Kriteria Seleksi Cabai (Capsicum annuum L.) di Lahan Gambut Provinsi Riau. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 49(2), 162–168. https://doi.org/10.24831/jai.v49i2.36035

Dewi, D. S., & Afrida, E. (2022). Kajian Respon Penggunaan Pupuk Organik oleh Petani Guna Mengurangi Ketergantungan Terhadap Pupuk Kimia. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 2(4), 131–135. https://doi.org/10.58939/afosj-las.v2i4.458

Hafsah, S., Masyhurah, R., & Nura, N. (2023). Efek Metaxenia terhadap Karakter Buah pada Hasil Persilangan Beberapa Genotipe Cabai Hias (Capsicum annuum L.) IPB. Vegetalika, 12(4), 372. https://doi.org/10.22146/veg.85845

Haryanta, D., Sa’adah, T. T., Thohiron, Moch., Indarwati, I., & Permatasari, D. F. (2022). Aplikasi Pupuk Organik Cair dari Limbah Organik Perkotaan pada Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Jurnal Pertanian Terpadu, 10(1), 93–105. https://doi.org/10.36084/jpt..v10i1.403

Hayati, R., & Vida Rana Nasution, J. (2021). Penentuan Pelapisan Kitosan Terbaik Dan Tingkat Kematangan Pada Cabai Merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Agrium, 18(2). https://doi.org/10.29103/agrium.v18i2.5341

Irjang, I., Iinnaninengseh, I., & Auliah, M. R. (2024). Analisa Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annum L.) Dengan Aplikasi Berbagai Jenis Insektisida Nabati. Jurnal Agroterpadu, 3(2), 143. https://doi.org/10.35329/ja.v3i2.5674

Juhariah, J., & Aulia, M. P. (2024). Analisis Pertumbuhan Tanaman Cabai Keriting Pada Fase Vegetatif Dengan Pemupukan Berbasis Mikroorganisme. AGROTECH Research Journal, 5(1), 18–22. https://doi.org/10.36596/arj.v5i1.1391

Khairullah, K., & Putra, E. D. (2021). Identifikasi Kematangan Cabai Menggunakan Operasi Morfologi (Opening dan Closing) dan Metode Backpropagation. SISTEMASI, 10(1), 96. https://doi.org/10.32520/stmsi.v10i1.1094

Marwantika, A. I. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Sebagai Upaya Pengurangan Ketergantungan Petani Terhadap Pupuk Kimia Di Dusun Sidowayah, Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. InEJ: Indonesian Engagement Journal, 1(1). https://doi.org/10.21154/inej.v1i1.2044

Miftahuljanna, M., Aziz, I. R., & Alfian, A. (2023). Uji Pemberian Dosis Pupuk Organik Cair (Poc) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum Frutescens L.). Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 17(1). https://doi.org/10.24252/teknosains.v17i1.35404

Nisa, A., & Ambarwati, E. (2022). Keragaman Morfologi Bunga dan Buah Dua Puluh Aksesi Cabai (Capsicum sp.). Vegetalika, 11(4), 280. https://doi.org/10.22146/veg.63923

Pareira, M. S., Naikofi, K. I., Ndua, N. D. D., & Binsasi, Y. (2022). Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Pada Kelompok Tani Bilubahan. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(6), 627–633. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i6.304

Pratiwi, N. L. G. L., Sari, N. K. Y., & Dwipayani Lestari, N. K. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Media Sains, 5(1). https://doi.org/10.36002/jms.v5i1.1491

Rahayu, S., Kurniasih, N., & Amalia, V. (2015). Ekstraksi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid dari Limbah Kulit Bawang Merah sebagai Antioksidan Alami. Al-Kimiya, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.15575/ak.v2i1.345

Ristiana Betris Tosi, Helena Dorothea Mbura, & Yampi R Kaesmetan. (2024). Implementasi CNN Dalam Mengidentifikasi Kematangan Cabai Berdasarkan Warna. Indonesian Journal of Education And Computer Science, 2(1), 34–42. https://doi.org/10.60076/indotech.v2i1.385

Sahala, J., Jamin, F. S., & Mokoginta, M. (2024). Analisis Bibliometrik tentang Tantangan dan Peluang dalam Penelitian Pertanian Organik Dalam Mewujudkan Keberlanjutan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(04), 489–500. https://doi.org/10.58812/jmws.v3i04.1106

Saragih Evi Warintan, Purwanigsih, P., Noviyanti, & Angelina Tethool. (2021). Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Limbah Ternak untuk Tanaman Sayuran. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1465–1471. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i6.5534

Septyani, I. A. P., Saragih, S. H. Y., Sitanggang, K. D., & Lestari, W. (2022). Formulasi Pupuk Organik sebagai Alternatif Nutrisi Tanaman di Kelompok Tani Rantau Selatan. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 45–49. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i1.2391

Surya Buana, I. G. E., Nopia Ramdhani, R., Fauzan, M., Firmansyah, M., Salsabila, A. N., Panesa Aulia, L., Alfi Sahrin, L., Masintan, M., Laeli, I., Tira Aulana, D., & Joniarta, I. W. (2025). Pemerdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Kohe Ayam Sebagai Pupuk Alternatif Pertanian Maju Berkelanjutan. Jurnal Wicara Desa, 3(3), 507–518. https://doi.org/10.29303/wicara.v3i3.6778

Susanawati, S., Rozaki, Z., & Mulyono, M. (2021). Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah Menjadi Pupuk Kompos Di Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.18196/ppm.26.537

Tyasmoro, S. Y. (2023). Pertanian Organik: Penerapan Pupuk Organik Menuju Pertanian Berkelanjutan. Universitas Brawijaya Press. https://doi.org/10.11594/ubpress9786232966772

Ulinnuha, Z., & Khusna Syarifah, R. N. (2022). Fenologi Pembungaan dan Fruitset Beberapa Varietas Cabai pada Intensitas Cahaya Rendah. Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(1), 62. https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i1.1884

Wibowo, S. A., Tama, M. I., Ametilok, M. P. P., Reandi, A. R. D., & As Syukri, K. A. (2023). Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Pestisida Dari Bawang Putih dan Limbah Kulit Bawang di Desa Pugeran, Kabupaten Mojokerto. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 161–170. https://doi.org/10.33086/snpm.v3i1.1244

Wilda Rahma, Subardja, V. O., & Agustini, R. Y. (2024). Pengaruh kombinasi pupuk hayati, pupuk organik cair dan npk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Agrotech, 14(1), 49–55. https://doi.org/10.31970/agrotech.v14i1.161

Yasmin, N., Chairunnissa Deliva Akbar, S., & Ramadhanu, A. (2024). Penerapan K-Means Clustering untuk Klasifikasi Citra Cabai Keriting: Studi Ekstraksi Warna dan Tekstur GLCM. Indonesian Journal Computer Science, 3(2), 65–71. https://doi.org/10.31294/ijcs.v3i2.5758

Yeni, Y., Safitri, B., Febria, D., & Prajaka, N. W. (2025). Respon Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Terhadap Pemberian Biofertilizer Akar Bambu Dan Akar Putri Malu: Response of Chili Pepper Plant to The Apllication of Bamboo Root and Putri Malu Root Biofertilizer. Gontor Agrotech Science Journal, 11(01), 47–55. https://doi.org/10.21111/agrotech.v11i01.14711

Downloads

Published

2026-04-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

Azizah, R., Jayadi, E. M., & Firman Ali Rahman. (2026). Pengaruh Variasi Konsentrasi Perendaman Kulit Bawang Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Perkembangan Tanaman Cabai (Capcisum annum L.). Agroinovasi: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 3(1), 37-47. https://doi.org/10.71024/agroinovasi.2026.v3i1.152